Minggu, 19 Agustus 2018

Pencerahan


Pencerahan
Dalam hidup, manusia butuh pencerahan. Pencerahan adalah momen dimana hidup manusia mengalami titik balik menuju puncak. Dari yang sebelumnya tidak baik menjadi baik. Hal ini sudah dialami oleh beberapa orang atau bahkan beberapa kaum.
Ada kisah tentang seorang ulama bernama ibnu hajar. Dia sudah belajar selama 40 tahun namun belum juga pintar. Akhirnya dengan putus asa dia pulang kampung. Di tengah jalan turun hujan dan ia pun berteduh. Saat berteduh ia melihat ada sebuah batu besar yang di bagian tengahnya berlubang. Setelah ia teliti ternyata lubang di batu besar itu disebabkan oleh air hujan yang menetes tepat di bagian tengahnya selama bertahun-tahun. Akhirnya ia menemukan pencerahan bahwa batu saja bisa dilubangi dengan air apabila dilakukan secara kontinyu dan terus menerus apalagi akal. Akhirnya ia kembali belajar karena yakin dengan ketekunan pasti suatu saat akalnya akan terbuka dan menerima ilmu pengetahuan. Dan benar, beberapa lama kemudian ia menjadi seorang alim dan ulama besar di jamannya.
Begitu pula dengan beberapa kaum. Misalnya suku Arab di timur tengah yang tadinya maerupakan masyarakat yang tidak maju. Kemudian setelah berkembang ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW menjadi bangsa yang maju. Juga kaum bani Israil yang tadinya dijadikan budak dan  pekerja oleh bangsa mesir kemudian dimerdekakan oleh Nabi Musa AS dan menjadi bangsa yang besar. Juga bagaimana revolusi industri telah mengubah Inggris menjadi negeri yang modern.
Bagaimana cara mendapat pencerahan? Ada beberapa cara untuk memperoleh pencerahan, diantaranya adalah :
1.       Mempelajari Kitab Suci
Dengan mempelajari kitab suci, kita akan menemukan banyak ayat-ayat atau firman yang menunjukan kepada kebaikan.
2.       Mendapat guru spiritual yang baik
Guru spiritual yang baik bisa merupakan ustad, atau kyai, atau habib khususnya yang beragama Islam. Untuk yang non muslim bisa mencari guru spiritual yang lain. Namun dalam mencari guru spiritual harus berhati-hati dan mencari yang sudah diakui ketinggian spiritualnya misalnya para guru sufi atau mursyid tarekat. Di Indonesia ada banyak guru tarekat yang sudah diakui, misalnya Habib Lutfi bin Yahya di Pekalongan, KH Munif Muhammad Zuhri dari Girikusumo Demak, Kyai Dzikron Abdullah dari Semarang, dan lain sebagainya. Ingat harus ulama yang sudah diakui, jangan sampai belajar dari Dimas Kanjeng, Lia Eden dan sejenisnya.
3.       Belajar filsafat
Banyak pelajaran filsafat yang baik. Ini dapat mengubah pemikiran dan mindset kita.
4.       Berkeliling dunia
Berkeliling dunia dan melihat bagaimana peristiwa terjadi dapat memberi inspirasi bagi kita
5.       Ikut seminar dan pelatihan
Banyak seminar yang bisa mengubah mindset. Misalnya seminar keajaiban rejeki, seminar cara gila jadi pengusaha dan lain sebagainya
6.       Meditasi
Dengan bermeditasi kita akan merasa tenang dan dapat berpikir jernih

7.       Mujahadah
Mujahadah dapat dilakukan dengan melakukan ibadah secara terus menerus dan istiqomah sehingga mendapatkan anugerah berupa terbukanya hati kita.
Untuk pencerahan bagi suatu masyarakat dapat dilakukan dengan cara:
1.       Menemukan pemimpin yang baik
Beberapa masyarakat dapat mengalami pencerahan setelah mendapat pemipin yang baik. Misalnya masyarakat Arab yang menjadi baik setelah dipimpin Nabi Muhammad SAW. Masyarakat Bani Israil yang menjadi baik setelah dipimpin Nabi Musa AS dan kemudian menjadi maju saat dipimpin Nabi Daud AS. Bangsa Indonesia menjadi merdeka setelah muncul pemimpin besar seperti Bung Karno dan Bung Hatta. Turki yang maju setelah dipimpin Mustafa Kemal Atataturk. Pemimpin bisa saja seorang raja, presiden, atau pemimpin agama.
2.       Memperoleh pengetahuan baru
Pengetahuan juga dapat mengubah masyarakat. Misalnya masyarakat Eropa yang berkembang menjadi maju setelah ada renaissance. Juga masyarakat Inggris setelah ada revolusi industri. Masyarakat sekarang ini juga dapat menjadi maju dengan adanya Revolusi Industri 4.0 yaitu perkembangan teknologi informasi seperti internet dan lain sebagainya.

Kamis, 16 Agustus 2018

Pancasila dari Kita untuk Kita


Pancasila adalah falsafah hidup bagi masyarakat Indonesia. Para founding fathers Negara kesatuan Republik Indonesia telah merumuskan pancasila berdasarkan sejarah dan budaya Bangsa Indonesia. Oleh karena itu , Pancasila menjasi satu-satunya dasar negara yang cocok untuk Republik Indonesia.
Negara Indonesia tidak menggunakan ideologi liberal maupun sosialis. Negara Indonesia juga tidak menggunakan ideologi berdasarkan agama. Hal ini di karenakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa serta beragam agama yang dianut. Sesuai dengan apa yang tercantum dalam lambang Negara kesatuan Republik Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Pancasila lahir dari budaya Indonesia. Bangsa kita sendiri yang melahirkan Pancasila dan bukan berasal dari negara lain. Hal ini menjadikan pancasila sesuai untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila benar-benar disusun oleh kita (Bangsa Indonesia) untuk kita.

Jika dilihat dari sejarah, pada masa kerajaan Majapahit telah muncul pemikiran untuk dapat mempersatukan berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Oleh karena itu dalam kitab Sutasoma karya Mpu Tantular terdapat kata Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan wujud dari kesadaran akan keberagaman suku bangsa dan budaya di wilayah nusantara.
Di era globalisasi sekarang ini, hubungan antar bangsa sangat intens. Perkembangan internet dan media sosial menjadikan masyarakat Indonesia kebanjiran informasi dari berbagai belahan dunia. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi dari berbagai sumber secara online. Dapat juga dimanfaatkan untuk mempromosikan berbagai produk serta jasa dan pariwisata. Akan tetapi, membanjirnya informasi tersebut juga memiliki ancaman serius. Diantaranya adalah penyebaran ideologi asing yang tidak sesuai dengan falsafah Pancasila, misalnya ideologi radikal, terorisme, liberalisme dan lain sebagainya. Hal ini dapat membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, kehadiran Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) sangat diperlukan di Indonesia. Melalui  Badan Pembina Ideologi Pancasila, beragam ancaman dari ideologi asing yang tidak sesuai dengan Ideologi Pancasila dapat ditangkal.
Sebagai falsafah masyarakat Indonesia, Pancasila harus dapat ditanamkan ke dalam kesadaran warga negara Indonesia. Butir-butir Pancasila hendaknya dapat dihayati dan diamalkan oleh seluruh warga negara. Butir-butir pengamalan Pancasila tidak hanya diajarkan di sekolah-sekolah tetapi perlu ditanamkan dan disosialisasikan kepada masyarakat. Sosialisasi penghayatan dan pengamalan Pancasila perlu disesuaikan dengan perkembangan mutakhir, dengan format yang lebih “kekinian” dan menggunakan teknologi informasi.
Para penyelenggara negara di tingkat pusat maupun daerah juga perlu menghayati dan mengamalkan Pancasila secara utuh. Jika Pancasila dapat dihayati dan diamalkan oleh para penyelenggara negara, niscaya korupsi kolusi dan nepotisme tidak akan berkembang di Indonesia. Keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia harus menjadi cita-cita bagi para penyelenggara negara. Para penyelenggara negara dan aparatus pemerintah harus berusaha untuk mewujudkan keadilan sosial tersebut dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, Ideologi Pancasila yang telah dilahirkan dari bumi Indonesia dapat mensejahterakan rakyat Indonesia. Pancasila dari kita untuk kita.

Sabtu, 28 Juli 2018

Green Room Resolution

Apa itu green room resolution? Adalah sebuah resolusi untuk menjadikan ruangan di lingkungan rumah maupun kantor kita menjadi ruangan yang ramah lingkungan.
Caranya? Kita akan menempelkan sticker green room resolution di tiap ruangan. Dan kita akan melaksanakan green room resolution points. Diantaranya adalah :
>>matikan lampu saat meninggalkan ruangan
>>maksimalkan pencahayaan alami menggunakan cahaya matahari
>>jika memakai AC atur suhu 20-28 derajat celcius
>>bersihkan ruangan setiap hari
>>maksimalkan pengaturan suhu alami misalnya dengan memaksimalkan ventilasi udara

Mari kita galakkan Green Room Resolution, demi masa depan lingkungan yang lebih baik, lebih sehat, lebih sustainable!

Jumat, 16 Juni 2017

Gaj Ahmada

Baru-baru ini ada penelitian tentang sejarah majapahit. Penelitian tersebut menghasilkan kesimpulan yang kontroversial dan berbeda dari pandangan sejarah majapahit yang telah beredar selama ini.
Selama ini majapahit dikenal sebagai kerajaan Hindu/Budha dengan banyak peninggalan sejarah yang telah dikenal. Namun oleh penelitian tersebut, pendapat umum bahwa majapahit adalah kerajaan Hindu/Budha dianggap hasil dari analisa sejarah masa kolonial.
Menurut penelitian itu, majapahit adalah kerajaan Islam, dengan alasan bahwa ditemukan koin uang majapahit dengan lafal tahlil, juga ada makam Syekh Mada yang diduga adalah mahapatih Gajah Mada atau Gaj Ahmada.
Terlepas dari maksud dan tujuan penelitian tersebut, kita tidak bisa menafikan bahwa dalam kurun waktu berdirinya majapahit, di Indonesia mayoritas penduduknya adalah pemeluk Hindu dan Budha. Dan diakhir kekuasaan majapahit adalah masa transisi budaya Hindu Budha ke budaya Islam. Bisa jadi bahwa pada masa majapahit ada juga uang yang beredar di kalangan saudagar muslim dengan lafal arab.
Sedangkan untuk kasus Gajah Mada, berdasarkan tradisi lisan maupun tulisan lebih cenderung bahwa nama aslinya memang Gajah Mada, dan bukan Syekh Mada. Hal ini bisa dilihat bahwa Islam berkembang secara massif pada saat pemerintahan Raden Patah yang merupakan keturunan Brawijaya sebagai raja terakhir Majapahit dan bukan berkembang di era Raja Hayam Wuruk dan Gajah Mada. Jadi sepertinya penelitian terbaru tersebut perlu ditinjau ulang agar lebih komprehensif.

Rabu, 14 Juni 2017

Hal -Hal yang perlu diperhatikan saat puasa

Saat puasa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. terkadang orang tidak tahu atau lupa dengan hal tersebut. misalnya adalah soal niat puasa.
Niat puasa harus dilakukan pada malam hari karena kalau tidak maka dianggap tidak sah. Berbeda dengan niat puasa sunnah yang boleh dilakukan pada siang harinya.
Selain itu soal musafir boleh berbuka, ada pendapat yang mengatakan bahwa musafir boleh tidak puasa apabila berangkat sebelum subuh, sehingga dengan status musafir boleh tidak berpuasa. Apabila berangkat setelah subuh berarti statusnya masih mukim sehingga harus tetap berpuasa. Adapun kalau di tengah perjalanan jauh (lebih dari 83km) tersebut kemudian merasa kepayahan maka jika berbuka itu tidak menggunakan alasan musafir, melainkan alasan sakit.

Selasa, 13 Juni 2017

Ada apa dengan Qatar

Beberapa hari lalu ada temen yang nulis status di facebook kira-kira bunyinya seperti ini "ada apa dengan qatar".
Memang qatar lagi jadi sorotan karena diboikot negara-negara tetangganya seperti saudi, mesir, dll.
Qatar diboikot karena menurut negara tetangganya bahwa qatar telah mendanai berbagai aksi kejahatan perang dan aksi lainnya.
Dulu qatar sering diberitakan sebagai negara terkaya yang menggratiskan pendidikan dan kesehatan serta menjamin kesejahteraan penduduknya bahkan sampai bayi-bayinya.
Memang kondisi timur tengah sangat labil. Timteng sering bergejolak dalam hitungan detik. Semua negaranya berebut kesejahteraan melalui minyak, dibalut dengan konflik sunni-syiah maupun arab-israel yang tak kunjung reda. Holy war (perang suci berlandaskan agama) dan Dirty war (perang karena nafsu kekayaan dan ketenaran) bercampur baur bak bumbu pecel di warung Bu Sumo.
Inilah salah satu kutukan heart land. Mitos yang mengatakan bahwa penguasa timteng akan menguasai dunia menjadi alasan berbagai pihak untuk menancapkan kukunya di sana. Heartland pun menderita heart attack. Padahal dengan posisi strategis itu maka konflik disana akan membawa ekses negatif bagi belahan dunia yang lain. Timteng butuh kedamaian, timteng butuh pencerahan yang bisa meredam amarah para singa yang haus darah. Damailah saudaraku, damailah anak cucu Nabi Adam Alaihissalam..

Sabtu, 10 Juni 2017

Antara Olga dan Jupe

Beberapa hari yang lalu ada berita duka dari dunia entertainment. Berita duka tersebut adalah tentang meninggalnya Julia Perez alias Jupe.
Meninggalnya Jupe membuat kita teringat akan meninggalnya Olga. Keduanya sama-sama host di acara facebooker.
Olga meninggal setelah sakit yang cukup lama, begitu juga dengan Jupe. Sakit yang lama insya Allah bisa menghapuskan dosa. Ketika Olga meninggal banyak yang mendoakan, begitu juga ketika Jupe meninggal, semoga keduanya diampuni dosanya. Mari teladani yang baik-baik saja dari keduanya, lahumal fatihah..